Waspada, Suhu Panas Memantik Ular Keluar Dari Habitatnya

Anda disini : - - Pos
8 Juli 2026 Artikel Oleh :admin

RUMAHCIREBON.COM – Musim kemarau atau periode cuaca panas sering kali membuat masyarakat lebih sering menjumpai ular di sekitar rumah, kebun, sawah, bahkan permukiman. Kondisi ini bukan berarti populasi ular tiba-tiba meningkat, melainkan karena perubahan suhu dan lingkungan yang memengaruhi perilaku satwa tersebut.

Ular merupakan hewan berdarah dingin (ektoterm). Suhu tubuhnya mengikuti kondisi lingkungan sehingga aktivitasnya sangat dipengaruhi oleh perubahan cuaca. Ketika suhu udara berubah atau habitatnya terganggu, ular dapat berpindah tempat untuk mencari kondisi yang lebih sesuai.

Mengapa Ular Lebih Sering Terlihat Saat Cuaca Panas?

Ada beberapa alasan mengapa ular lebih sering dijumpai ketika cuaca sedang panas.

1. Mencari tempat yang lebih nyaman

Saat suhu di dalam sarang atau habitat alaminya menjadi terlalu panas dan kering, ular akan berpindah ke tempat yang lebih teduh dan memiliki kelembapan yang cukup. Tempat-tempat seperti saluran air, bawah tumpukan kayu, semak-semak, atau halaman rumah yang rindang menjadi lokasi yang sering didatangi.

2. Mencari sumber air

Cuaca panas menyebabkan sumber air di alam berkurang. Ular pun akan bergerak lebih jauh untuk mencari air, sehingga kemungkinan bertemu manusia menjadi lebih besar.

3. Berburu mangsa

Hewan-hewan kecil seperti tikus, katak, dan kadal juga berpindah mencari air dan makanan. Karena mangsanya bergerak, ular akan mengikuti jejak mereka hingga mendekati permukiman.

4. Habitat terganggu

Selain cuaca panas, pembukaan lahan, pembakaran semak, penebangan pohon, dan pembangunan permukiman dapat membuat ular kehilangan tempat berlindung sehingga mereka keluar mencari habitat baru.

Tempat yang Perlu Diwaspadai

Saat musim panas, beberapa lokasi yang perlu mendapat perhatian antara lain:

  • Tumpukan kayu, batu, atau genteng.
  • Semak-semak yang tidak terawat.
  • Gudang yang gelap dan jarang dibersihkan.
  • Saluran air dan selokan.
  • Kandang ternak atau ayam yang banyak menarik tikus.
  • Sawah dan kebun yang berbatasan dengan permukiman.

Cara Mencegah Ular Masuk ke Rumah

Masyarakat dapat melakukan beberapa langkah sederhana untuk mengurangi risiko ular masuk ke lingkungan rumah.

  • Bersihkan rumput dan semak secara rutin.
  • Hindari menumpuk barang bekas yang dapat menjadi tempat persembunyian ular.
  • Tutup celah di bawah pintu maupun lubang pada dinding rumah.
  • Jaga kebersihan lingkungan agar tidak mengundang tikus sebagai sumber makanan ular.
  • Gunakan penerangan yang cukup di halaman pada malam hari.
  • Berhati-hati saat mengambil barang di tempat yang gelap atau tertutup.

Apa yang Harus Dilakukan Jika Bertemu Ular?

Apabila menemukan ular, jangan panik dan jangan mencoba menangkapnya jika tidak memiliki keahlian. Jaga jarak yang aman, pastikan anak-anak dan hewan peliharaan menjauh dari lokasi, lalu hubungi petugas pemadam kebakaran, komunitas penyelamat satwa, atau pihak berwenang yang memiliki kemampuan mengevakuasi ular dengan aman.

Jika terjadi gigitan ular, segera bawa korban ke fasilitas kesehatan terdekat. Hindari tindakan yang tidak terbukti efektif, seperti menyayat luka, mengisap racun, atau memasang torniket yang terlalu ketat.

Leave a Comment

 

Arief Komarudin
info@jawaraproperty.co.id